Sukses

Top 3: 10 Senjata Nuklir Paling Sangar

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah-tengah menghangatnya suasana politik global, masyarakat dunia seakan diingatkan kembali tentang masa Perang Dingin pada 1980-an dan 1990-an. Negara-negara adidaya berlomba-lomba menumpuk persenjataan nuklir sebagai dampak gentar bagi lawan mereka.

Pada Rabu (26/10/2016), para pembaca Liputan6.com paling tertarik membaca 10 senjata nuklir yang paling mematikan di seluruh dunia, berdasarkan faktor jangkauan, kecepatan, ketepatan, dan daya ledak.

Keberadaan calon presiden ke-3 dalam pilpres AS juga menyedot perhatian. Banyak yang belum mengetahui bahwa, selain Hillary Clinton dan Donald Trump, sebenarnya ada Gary Johnson sebagai capres dari Partai Liberal.

Kembali ke urusan persenjataan nuklir. Di tengah peningkatan ketegangan, ternyata ada 2 warga biasa yang karena keputusan dan tindakannya telah menghindarkan dunia dari Perang Dunia III.

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

 

1. Ini 10 Senjata Nuklir 'Paling Mematikan' di Muka Bumi

Pengunjung melihat sebuah rudal balistik antarbenua SS-18 SATAN  (Reuters)

Pada 6 Agustus 1945, bom atom 'Little Boy' dijatuhkan dari pesawat bomber EB-29 Superfortress Enola Gay ke Hiroshima, Jepang.

Saat jarum jam menunjuk pukul 08.15, muncul kilatan cahaya amat terang yang menyilaukan mata. Lalu, panas dan gelombang kejut bola api raksasa dari reaksi nuklir menghancurkan apapun dalam radius 2 kilometer dari titik ledak.

Sekitar 20 menit kemudian, api menjalar ke seluruh kota menghanguskan apapun yang bisa terbakar. Hiroshima luluh lantak.

Tiga hari kemudian, giliran Nagasaki yang target, ketika 'Fat Boy' dijatuhkan ke kota pelabuhan tersebut. Itu adalah serangan nuklir pertama sekaligus terakhir dalam sejarah manusia.

Selanjutnya...


2. Gary Johnson, 'Capres Ketiga' yang Membayangi Hillary dan Trump

Capres AS dari Partai Liberal Gary Johnson (Foto:Reuters)

Pemilihan Umum Amerika Serikat tinggal menghitung hari. Tanggal 8 November 2016 akan menjadi medan pertempuran antara dua capres Hillary Clinton dan Donald Trump sekaligus pertarungan antara kubu Republik dan Demokrat.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa Pemilu AS ternyata memiliki calon lain.

Salah satu calon Presiden AS yang akan bertarung dalam pemilu 2016 ini adalah Gary Johnson. Pria kelahiran 1 Januari 1953 tersebut merupakan kandidat yang dicalonkan Partai Liberal Amerika Serikat.

Selanjutnya...


3. 2 'Orang Biasa 'Ini Berjasa Mencegah Terjadinya Perang Dunia III

Amerika Serikat melakukan uji coba dampak bom nuklir pada kapal perang yang dinamakan Operation Crossroads (Wikipedia)

Dalam sejarah manusia, baru ada dua senjata nuklir yang digunakan untuk tujuan memusnahkan-- yang pertama dan terakhir kalinya: bom atom 'Little Boy' dan 'Fat Boy' yang dijatuhkan ke Hiroshima serta Nagasaki, Jepang di penghujung Perang Dunia II.

Ketika pada tahun 1949 Uni Soviet mengembangkan bom atom pertamanya, di tengah terjadinya Perang Dingin yang terjadi sejak 1947. Konfrontasi antara Amerika Serikat dan Moskow meningkat ke tingkat ancaman nuklir.

Dan dunia pun dicekam kekhawatiran. Adu nuklir atau bahkan Perang Dunia III bisa pecah kapanpun. Maka, bunker-bunker pun dibangun di bawah tanah, stok makanan ditimbun, orang-orang di sekitar 'zona merah' merasa maut segera mendekat.

Selanjutnya...