Sukses

Top 3: Tips Mudah dan Murah Mengembalikan Kemilau Perhiasan

Liputan6.com, Jakarta - Sebagaimana layaknya suatu barang milik, lama-kelamaan menjadi kotor atau menjadi suram. Tidak berbeda dengan perhiasan yang mahal harganya yang juga menjadi kusam sehingga seakan seperti barang murahan.

Kiat mengembalikan kecerlangan perhiasan menjadi pusat perhatian para pembaca Liputan6.com pada Jumat (21/10/2016) sore.

Diikuti dengan pengakuan 60 orang pramugrari tentang kelakukan para penumpang penerbangan yang menyebalkan para awak kabin. Cerita tentang 21 kelakuan menyebalkan itu juga menggelitik rasa ingin tahu pembaca.

Terakhir adalah kisah kejutan dari Filipina yang selama berpuluh tahun menjadi sekutu Amerika Serikat. Presiden Rodrigo Duterte mendadak menyatakan hengkang dari hubungan hangat dengan Amerika Serikat.

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

 

1. 7 Tips Sederhana yang Bikin Perhiasan Kembali 'Kinclong'

(Foto: Bella Diamonds)

Setelah bertahun-tahun digunakan, kilau pada perhiasan biasanya akan memudar. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh seringnya benda berharga tersebut terkena debu, bergesekan dengan kulit, atau tersimpan begitu saja di dalam kotak perhiasan.

Memudarnya warna dan kilau perhiasan tentunya dapat membuat pemilik malas mengenakannya kembali,
atau malah berniat untuk membeli gelang, cincin, atau kalung yang baru.

Namun ternyata ada cara yang lebih mudah dan tidak memakan biaya yang mahal untuk kembali mendapatkan tampilan perhiasan seperti baru.

Selanjutnya...


2. 21 Ulah Penumpang Pesawat yang Paling Dibenci Pramugari

Ilustrasi (Reuters)

Mungkin selama ini kita menganggap bahwa perilaku kita selama menjadi penumpang pesawat sudah cukup baik.

Namun kita juga patut mempertimbangkan apa yang dapat menyebabkan penumpang lain atau pramugari kesal sehingga bisa lebih berhati-hati dalam berperilaku.

Seperti laporan yang diterbitkan oleh Business Insider, ternyata terdapat sejumlah perilaku penumpang yang dibenci pramugari. Hasil tersebut diperoleh dengan melakukan wawancara ke lebih dari 60 pramugari.

Selanjutnya...


3. Filipina Resmi 'Bercerai' dari AS dan Merapat ke Tiongkok

Presiden Filipina Rodrigo Duterte berjabat tangan dengan Presiden Xi Jinping seusai pertemuan dua negara di Beijing (20/10). Pertemuan tersebut membuat kebijakan luar negri Filipina yang lebih condong ke Tiongkok daripada ke AS. (Reuters/ Ng Han Guan)

Pada Kamis, 20 Oktober kemarin, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, ia menyatakan telah sepakat dengan Tiongkok untuk menyelesaikan sengketa Laut China Selatan melalui perundingan.

Seperti dilansir Reuters, Jumat 21 Oktober 2016, pernyataan Duterte ini disampaikan di hadapan setidaknya 200 pelaku bisnis asal Tiongkok. Pertemuan tersebut, menurut dia, dilakukan demi membuka apa yang disebutnya sebagai aliansi perdagangan baru.

"Dalam kesempatan ini, saya umumkan perpisahan dari Amerika Serikat. Baik di bidang militer dan juga ekonomi. Mungkin tidak secara sosial. Amerika sudah kalah," ujar Presiden Filipina itu di hadapan para pengusaha yang juga dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Zhang Gaoli.

Selanjutnya...