Sukses

Aksi Protes 4 Pria 'Hamil' di Kereta Hebohkan China

Liputan6.com, Chengdu - Bagi Anda penggemar setia moda transportasi ini, pastinya mengetahui di setiap sudut gerbong ada pojok istimewa yang hanya diprioritaskan bagi para lansia, ibu hamil, dan penyandang disabiltas.

Ya, sudut tersebut dapat kita temui di kereta commuter line Jabodetabek.

Bagi mereka yang tinggal di sekitar Bogor dan Depok, commuter line menjadi salah satu transportasi favorit. Selain tidak terjebak macet, destinasi yang dituju dapat ditempuh lebih cepat dari moda transportasi lain.

Menurut scol.com.cn, para calon ayah ini juga ingin dunia sedikit bersikap lebih baik pada istri-istri mereka dan wanita hamil pada umumnya. (Shanghaiist.com)

Namun yang kerap menjadi perhatian, ketika para penumpang commuter harus berdesak-desakan saat berangkat dan jam pulang kantor. Bagi mereka yang sedang hamil, jarak tempuh yang terlalu jauh bisa menjadi masalah bagi kehamilannya, di saat para ibu ini terpaksa harus berdiri lama.

Bagi penumpang commuter line yang tidak dalam kondisi yang sama atau masih terbilang muda, terkadang sebagian ada yang bersikap masa bodoh saat ada seorang ibu tengah hamil besar berdiri. Terkadang bangku prioritas yang memang khusus diperuntukkan bagi para ibu ini menjadi sudut favorit perempuan muda yang dengan seenaknya duduk santai tanpa memedulikan mereka yang lebih berhak.

Kondisi inilah yang belum lama disinggung oleh empat calon ayah di kereta bawah tanah di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok.

Kondisi inilah yang belum lama ini dilakukan oleh empat calon ayah di kereta bawah tanah di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok. (Shanghaiist.com)

Dengan mengenakan kaos oblong berwarna putih dan perut besar seperti ibu hamil yang bertuliskan,"Ibu hamil tidak memilikinya, tolong beri mereka lebih banyak ruang untuk bergerak bebas dan sedikit toleransi", seperti dilansir dari Shanghaiist.com, Senin (10/10/2016).

Keempat pria ini ingin para penumpang kereta api bawah tanah Chengdu memberikan sedikit ruang bagi para ibu yang tengah hamil besar.

Menurut scol.com.cn, para calon ayah ini juga ingin dunia sedikit bersikap lebih baik pada istri-istri mereka dan wanita hamil pada umumnya.

Sebelumnya pada Mei lalu, sekelompok pria di Harbin, Tiongkok tanpa malu-malu menunjukan sisi feminin mereka. Seperti layaknya seorang ibu, mereka memberikan bayinya ASI dalam rangka memperingati Hari Ibu.

Sementara, di sebuah perusahaan di China, seorang pemimpin perusahaan mencium karyawan perempuannya setiap pagi sebelum memulai rutinas kerja.

Menurutnya hal itu bertujuan untuk membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja. Tindakan yang terakhir bukannya menuai pujian, justru hujatan yang didapat.