Sukses

Weekly Highlights: US Presidential Debate is Getting 'Nasty'

Liputan6.com, Jakarta - Pertarungan dua calon presiden Amerika Serikat kembali menghiasi Weekly Highlights. Menurut jajak pendapat CNN, Hillary Clinton memenangkan debat kedua yang digelar Minggu 9 Oktober 2016 waktu setempat dengan perolehan 57 persen suara, melawan rivalnya Donald Trump yang meraup 34 persen.

Namun, tak seperti debat-debat lain dalam sejarah Pilpres Amerika Serikat, Hillary dan Trump tak adu mulut soal persoalan bangsa, mereka malah sibuk saling serang.

Perang kata-kata yang berlangsung 90 menit itu lebih bersifat personal dan 'kotor', diwarnai saling serang dan ekspresi wajah yang cenderung menghina lawan.

Trump menyerang skandal perselingkuhan Bill Clinton, menyebut Hillary 'memendam kebencian'. Ia juga mempermasalahkan penggunaan server pribadi mantan Menlu AS itu saat masih menjabat. Miliarder nyentrik itu bahkan mengancam akan 'memenjarakan' rivalnya itu jika ia terpilih jadi presiden.

Sementara, Hillary menyerang kata-kata cabul Trump soal perempuan dalam video yang terekam pada 2005. Juga serangan bos properti itu kepada mantan Miss Universe Alicia Machado, keluarga tentara muslim yang gugur di medan tempur, kaum Hispanik, dan bahkan pada Presiden AS Barack Obama.

Sementara di Haiti, salah satu negara termiskin di dunia, dilanda Badai Matthew. Sedikitnya 800 warga kehilangan nyawa, kerusakan parah terjadi di berbagai tempat. Panen yang gagal berpotensi menciptakan bencana baru: kelaparan.

Tiga berita pilihan tersebut mengisi segmen 'International Affairs' kali ini.

Segmen 'What's On Indonesia' dimulai dengan perayaan ulang tahun Jessica Kumala Wongso, terdakwa pembunuhan Mirna Salihin. Ucapan selamat ulang tahun diterimanya ketika mendekam di Rutan Pondok Bambu, 4 hari sesudah tuntutan penjara 20 tahun dimintakan jaksa.

Segmen 'Trending Topic' diawali dengan kabar terpilihnya Presiden Joko Widodo yang berada di urutan ke-13 dari 50 tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia.

Kemudian dilanjut dengan kisah seorang pria mirip aktor Matt Damon dari foto pernikahan tahun 1961.

Terakhir, segmen 'Embassy Corner' menampilkan temuan UNESCO tentang kurangnya jumlah ilmuwan dan peneliti wanita di Indonesia. Lalu laporan tentang 'batik persahabatan', hasil rancangan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia mengisi segmen 'Embassy Corner'.

Selain itu, acara kedutaan lain yang menjadi sorotan adalah perayaan Hari Kopi Internasional. Saat itu Kedutaan Besar Australia di Jakarta merayakannya dengan peracikan kopi Flores oleh Duta Besar Paul Grigson. Ditutup dengan perayaan Hari Nasional Taiwan ke-105.

Berikut selengkapnya: