Sukses

Tragedi Mina, Arab Saudi Sebut Jemaah Tak Ikuti Instruksi

Liputan6.com, Mekah - Tragedi Mina hingga saat ini telah menewaskan 717 jemaah haji. Menurut Menteri Kesehatan Arab Saudi Khaled al-Falih, salah satu penyebab tragedi itu karena jemaah haji tidak mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.

"Ada banyak jemaah haji memasuki Jalan Arab 204 yang tak sesuai dengan jadwal yang telah diberikan otoritas setempat," ujar Al-Falih seperti dikutip The Guardian, Jumat (25/9/2015).

Dia mengatakan hal itu bisa dihindari jika jemaah haji mengikuti instruksi yang diberikan petugas haji setempat.

"Jadwal pergerakan jemaah haji sebenarnya telah dibuat sedemikian rupa agar tidak terjadi situasi bottle neck di jalur tersebut. Namun, para jemaah haji tak disiplin dan situasi itu pun terjadi," jelas Al-Falih.

Dia menambahkan, fokus Kementerian Kesehatan Arab Saudi saat ini adalah menangani secepat mungkin para korban yang masih bisa diselamatkan.

"Sebanyak 863 jemaah haji dilaporkan mengalami luka-luka dalam tragedi itu. Kami telah mengerahkan 220 ambulans untuk mengangkut mereka menuju 4 rumah sakit terdekat," ujar dia.

Bukan Hal yang Baru

Sementara Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mansour al-Turki mengatakan pihaknya sudah membuat peraturan mengenai jadwal pelemparan jumrah.

"Seperti diketahui, gelombang yang menuju ke lempar jumrah telah diatur dengan baik. Sehingga mereka yang berada di dalam kemah itu akan keluar dengan sesuai jadwal yang diberikan. Setiap kemah sudah memiliki jadwal dan arah ke pelemparan jumrah," ujar Al Turki, seperti dikutip Al-Jazeera, Kamis 24 September 2015.

"Kejadian ini bukan yang pertama. Bahwa jemaah yang berdesak-desakan ini bukan suatu hal yang baru. Bahkan ini terjadi setiap musim haji," imbuh dia. (Ado/Vra)

Artikel Selanjutnya
Bercanda Soal Bom, 2 WNI Sebabkan Penerbangan Ditunda 11 Jam
Artikel Selanjutnya
Pilih Nafar Awal, Jemaah Haji Indonesia Padati Jamarat