Sukses

Drone AS Habisi 9 Milisi Taliban

Liputan6.com, Kabul - Serangan kapal tanpa awak atau drone milik Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghabisi 9 orang Milisi Taliban. Kejadian ini berlangsung di perbatasan Afghanistan dan Pakistan.

Keterangan mengenai serangan tersebut disampaikan oleh pemerintah Afghanistan. Operasi drone tepatnya terjadi di Distrik Shigal, Provinsi Kunar.

Wilayah itu sudah sejak lama diduga sebagai tempat persembunyian Taliban. Namun, Distrik tersebut sangat sulit disentuh karena terletak di pegunungan yang sangat terpencil.

Sesaat setelah serangan Kepala Polisi dari Provinsi Kunar, Jenderal Abdul Habib Sayedkhili, segera angkat bicara. Dijelaskannya, pejabat tinggi Taliban tewas akibat drone.

"Komandan senior dari kelompok pemberontak (Taliban) berhasil dihabisi dan sejumlah milisi lain terluka," sebut  Sayedkhili  seperti dikutip dari Washington Post, Minggu (7/12/2014).

"Tidak ada warga sipil yang menjadi korban serangan ini," sambng Sayedkhil.

Walau telah memakan korban jiwa, Kelompok Taliban belum mau buka mulut terkait serangan drone AS itu. Padahal dalam pekan ini tercatat sudah ada beberapa serangan drone yang diarahkan pada Kelompok Taliban,

Kondisi di perbatasan Afghanistan dan Pakistan yang dijaga pasukan dari NATO, belakangan ini tidak berada dalam keadaan kondusif. Selain Taliban, sejumlah kelompok lain seperti Al Qaeda berulang kali melancarkan perlawanan.

Bahkan beberapa hari lalu, Taliban melancarkan serangan granat ke sebuah pesta pernikahan di Provinsi Balkh. Akibat serangan tersebut 4 warga sipil tewas dan 13 polisi Afghanistan terluka.

Artikel Selanjutnya
Militer Suriah Hancurkan Blokade ISIS di Deir al-Zour
Artikel Selanjutnya
PM Irak Umumkan Kemenangan di Tal Afar, ISIS Kian Terpojok