Sukses

Misteri Penampakan 'Tulang Paha' di Planet Mars, Fosil Alien?

Liputan6.com, Houston - Sebuah foto hasil jepretan Curiosity di Planet Mars bikin geger jagad maya pekan lalu. Sejumlah orang mengklaim, kendaraan penjelajah (rover) itu menemukan 'tulang paha' di Planet Merah.

Benarkah Curiosity menemukan jejak para alien penghuni Mars?

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kemudian angkat bicara. Mengatakan bahwa benda mirip tulang itu sejatinya hanya batuan Mars.

Klaim keliru bahwa belulang ditemukan di Mars kali pertama muncul di sebuah blog UFO, dan kemudian ikut disebarkan lewat media. Saking gegernya rumor itu, NASA akhirnya merilis foto objek diduga 'tulang paha' yang diambil Curiosity, lengkap dengan penjelasan ilmiahnya.

Dalam deskripsi foto, para pejabat NASA menulis, "Batu Mars ini mungkin terlihat sepert femur (tulang paha), namun itu bukan fosil sisa-sisa makhluk Mars yang misterius."

"Tim tim sains misi ke Mars berpendapat, bentuknya yang unik kemungkinan diakibatkan oleh erosi, baik angin atau air," tambah mereka.

Rover Curiosity sejauh ini telah menemukan tanda-tanda bahwa di masa lalu, Mars adalah tempat yang bisa menopang kehidupan. Namun, sejauh ini, belum ada bukti sahih bahwa pernah ada makhluk yang cukup besar untuk meninggalkan tulang di planet tersebut.

"Jika kehidupan pernah ada di Mars, para ilmuwan memperkirakan, itu adalah bentuk kehidupan sederhana yang disebut mikroba," demikian penjelasan resmi NASA. "Mars diperkirakan tak pernah memiliki cukup oksigen di atmosfernya untuk mendukung organisme yang lebih kompleks. Dengan demikian, fosil besar ditemukan di sana adalah hal mustahil."

Itu adalah akibat dari fenomena di mana otak manusia mengenali wajah, hewan, atau bentuk lain yang familiar yang sesungguhnya tak ada atau pareidolia.

Curiosity yang bernilai US$2,5 miliar mendarat di Mars pada 5 Agustus 2012. Tujuannya untuk mencari tanda-tanda kehidupan di Kawah Gale. Robot enam roda itu menjalankan misi yang direncanakan berlangsung dua tahun.  

Selanjutnya: Wajah dan Gajah di Mars...

1 dari 2 halaman

Wajah dan Gajah di Mars

Wajah dan Gajah di Mars

Dan, bukan kali ini saja, bentuk-bentuk di Mars mengecoh mata manusia. Sejak tahun 1800-an, para astronom melaporkan melihat kanal di Planet Merah, saat meneropongnya dengan teleskop.

Ilusi Planet Merah yang lain adalah penampakan wajah dalam foto yang diambil satelit Viking 1 milik Amerika Serikat pada 25 Juli 1976. Penampakan itu memicu ribuan teori konspirasi.

Foto itu mengejutkan, karena menampakkan sebuah tonjolan mirip wajah manusia di permukaan planet merah -- lengkap dengan bentuk mata, hidung, dan mulut.



Pasca penemuan itu, spekulasi berkembang. Banyak yang menganggap struktur wajah manusia itu adalah buatan mahluk cerdas penghuni Mars di masa lalu -- bukti keberadaan 'alien Mars', yang dibantah mentah-mentah oleh NASA.

Dijelaskan NASA dalam rilisnya, 'wajah Mars' itu adalah mesa -- formasi batu curam dengan puncak yang relatif rata. Mesa 'Wajah Mars' berada di wilayah Cydonia. "Ini adalah salah satu foto yang diambil di lintang utara Mars oleh Viking."

"Gambar ini menunjukkan mesa yang tererosi yang bentuknya menyerupai kepala manusia -- menunjukkan ilusi seperti mata, hidung dan mulut," demikian isi rilis NASA ke media saat itu. Dijelaskan Mars, foto tersebut diambil pada 25 Juli 1976 dalam kisaran jarak 1.873 kilometer.

Namun, penjelasan itu tak mempan. Para penganut teori konspirasi bersikeras, 'wajah' itu adalah artefak peradaban manusia kuno di Planet  Mars. Mereka bahkan menuduh NASA sengaja menutup-nutupi adanya kehidupan lain di luar Bumi.

Tak hanya itu, instrumen High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) yang ada di pesawat luar angkasa Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA menangkap penampakan gajah di permukaan Mars. 



Yang juga menghebohkan adalah penampakan mata banteng di Mars, yang dijumpai dalam foto yang dihasilkan instrumen High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) yang dipasang pada satelit  Mars Reconnaissance Orbiter. (Tnt)

Artikel Selanjutnya
Black Hole Raksasa Ditemukan di Bima Sakti, Pintu Dimensi Lain?
Artikel Selanjutnya
Asteroid Terbesar yang Pernah Terdeteksi Melintas Dekat Bumi