Sukses

Lapisan Es Kutub Utara Terus Menyusut

Liputan6.com, Kutub Utara: Menurut para peneliti dari Pusat Data Salju dan Es serta Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), lapisan es yang ada di Kutub Utara diperkirakan akan hilang dalam waktu satu abad. Para ilmuwan itu juga menyatakan, bahwa musim panas kali ini akan menjadi yang terpanas dalam empat abad terakhir, sehingga menghasilkan lapisan es paling rendah sepanjang sejarah. Studi gabungan kedua lembaga itu memperlihatkan, bahwa lempengan es di Kutub Utara menyusut sebesar 30 persen sejak 1978. Selain itu, proses penyusutan atau pelelehan tersebut berlangsung semakin cepat.

Peneliti NASA dokter Waleed Abdalati, baru-baru ini menuturkan, Kutub Utara belum pernah berada dalam keadaan tanpa lapisan es selama beberapa juta tahun. Jika lautan es itu mencair, radiasi sinar matahari yang terpantul ke angkasa akan semakin sedikit. Sementara laut yang terbentuk akan menyerap lebih banyak panas matahari dan semakin mendorong terjadinya pemanasan global.

Kecenderungan itu dikhawatirkan bakal berlanjut hingga sampai pada titik yang tidak memungkinkan lagi terjadinya pembentukan kembali lapisan es di tempat ini. Padahal, Kutub Utara yang tanpa es, akan memicu suhu panas yang ekstrim di sepanjang musim panas. Para ilmuwan meyakini, peningkatan pembentukan dan aktivitas badai akhir-akhir ini juga tidak lepas dari kian hangatnya suhu di lautan.(ADO/Uri)

    Artikel Selanjutnya
    Mesir Serahkan 2 Pulau Sengketa ke Arab Saudi
    Artikel Selanjutnya
    Ini 5 Serangan Serangga Terburuk dalam Sejarah